Bangsa Maya Tidak Percaya Kiamat 2012 November 26, 2009
Posted by wirawax in What Really Happened?.Tags: kiamat, 2012, maya
2 comments
Ramalan akan datangnya kiamat pada 2012, tepatnya pada tanggal 21 Desember mulai santer mengemuka setelah saluran televisi History Channel menayangkan program 2012: End of Days pada 2006. Sebenarnya, sebelumnya telah banyak buku-buku yang menyebutkan ramalan itu, misalnya: The Maya, terbit pada 1966, oleh Michael D.Coe, Galactic Alignment oleh John Major Jenkins, juga 2012: The Return of Quetzalcoatl oleh Daniel Pinchbeck, dan masih banyak yang lainnya.
Darimanakah ramalan ini berasal, mengapa banyak yang mendukungnya? (lagi…)
Millennium Re Run November 26, 2009
Posted by wirawax in Film, my life.Tags: misteri, konspirasi, Film, 1990s, millennium, 2000, kiamat, 2012
add a comment
Isu 2012 mengingatkan saya akan beberapa tahun yang lalu, isu tahun 2000. So, di tengah ribut-ributnya kiamat tahun 2012, saya mensurutkan diri ke 13 tahun yang lalu. Mulai pertengahan dasawarsa 90an, kedatangan tahun 2000 begitu hangat menjadi topic. Sebagaimana isu 2012 yang dimanfaatkan beberapa orang menjadi buku, komik, pemancing hit blog, pengundang teman di situs jejaring social, begitu juga nasib kedatangan tahun 2000 CE ini.
Salah satu yang memanfaatkannya dengan baik adalah Chris Carter. Setelah sukses dengan The X-Filesnya, Fox menawari Carter untuk mengkreasi satu miniseri TV lagi. Dan Fox memberi kebebasan bagi Carter untuk membuat serial baru ini. Dan lahirlah Millennium.
Rumahku Ditayangkan Secara Nasional Oktober 22, 2009
Posted by wirawax in keluarga, my life.Tags: Cinta, indonesia, keluarga, memori, my life, Sayidan
2 comments
Gara-gara ikut gerakan “TV No, Movie Yes”, otomatis deh saya jarang banget nonton TV. Lha TV aja nggak mau beli punya…
Gara-gara jarang nonton TV itulah, nggak tahu kalo rumah kelahiran saya -di Sayidan- ditayangkan TV secara nasional. Di banyak stasiun TV lagi, ditumpangi iklan lagi….
Itu terjadi gara-gara Superman Is Dead nyanyi “Jika Kami Bersama” bersama Shaggy Dog yang konon asalnya dari Sayidan, kampung kelahiran saya. Trus, ketika bikin video klip, Shaggy Dog berusaha agar Sayidan -khususnya rumah saya- nongol secara nasional.
Dan hasilnya ini dia:

SID - Jika Kami Bersama
Rumah saya kelihatan pagar sebelah utaranya:

Pagar rumah saya (bagian utara) -- lihat tanda anak panah merah
Sebagai perbandingan, saya tampilkan foto pagar rumah saya yang bagian utara itu, ini dia:

Pagar rumah saya (bagian utara) --- lihat tanda anak panah kuning
Agar lebih percaya, saya parkir Vario ijo saya yang legendaris itu: AB 3014 QA,

Rumahku dengan Varioku
Lumayan juga, tampilnya sampai beberapa detik, sampai keliatan pagar rumahku bagian selatan yang ada pohon sirihnya:
Tempat Kerja Baru Oktober 19, 2009
Posted by wirawax in Edukasi, SMK 1 Seyegan, my life.Tags: Edukasi, SMK N 1 Seyegan
1 comment so far
Presentasi PowerPoint secara Dinamis Juli 13, 2009
Posted by wirawax in Edukasi, KKPI, SMK 1 Seyegan, TI.Tags: Edukasi, excell, KKPI, office, power point, presentasi, smkn 1 seyegan, TI
1 comment so far
Pernah terpikir untuk mempresentasikan sesuatu yang secara otomatis ter-update termutakhirkan?
Saat pak bos minta itu ke saya, yang terpikir adalah web-based, PHP, MySQL, dan AJAX. Ternyata, presentasi ini untuk mempresentasikan hasil olah data sementara penerimaan peserta didik baru (PPDB) di sekolah tempat kerja saya. Sayangnya, panitia PPDB tahun-tahun lalu biasa memakai Excell untuk olah data. Dus, jika saya pakai tetek bengek yang saya sebutkan di atas, otomatis, saya harus kerja ekstra yaitu xls to csv trus nanti baru bisa diupload ke MySQL. ARGH!!!! Padahal itu maunya real-time gitu….
Tidak tahu kenapa sekolah tempat saya ini belum ikut siap-online yang difasilitasi oleh Telkom. Jika sudah pake itu, kerjaan saya agak enteng dong. Apa boleh buat, yang harus saya kerjakan adalah mengkoneksikan PowerPoint dengan file Excell olah data PPDB. Sekadar koneksi dua file itu mudah, yang harus dipikir adalah updating otomatisnya.
Akhirnya setelah mencoba-coba Macro sedikit, googling, saya ketemu solusinya: DataPoint. Katanya ini adalah semacam add-on PowerPoint yang bisa mengkoneksikan file PowerPoint dengan data dari file Access, Excell, dan teks. Trus, jika datanya berubah, secara otomatis dia pun akan mengupdate data yang tertampil pada presentasi PowerPoint. Wow!
Informasi lengkap tentang DataPoint dapat Anda peroleh di sini.
Trial software ini dapat Anda unduh di sini.
Dan akhirnya…. presentasi pendaftar di sekolah saya bisa saya tampilkan secara otomatis terupdate dengan bantuan DataPoint.
Cerita lengkap tentang settingnya insya Allah menyusul… juga cracking versi trialnya… hehehe
Akta IV Sudah Tidak Ada Lagi Juli 3, 2009
Posted by wirawax in Edukasi, my life.Tags: Edukasi, memori, my life
add a comment
Siang itu, saya kebingungan mencari tempat legalisir ijazah di mantan kampus saya. Pertama, saya dulu nggak kuliah di komplek unit utama ini, namun di unit lain yang terpisah sekitar 6 kilometer dari unit utama ini. Kedua, unit utama ini mengalami pemugaran. Gedung baru dibangun dan beberapa ruang administrasi dipindah di gedung baru.
Setelah menemukan bagian kemahasiswaan, saya masukkan fotokopi ijazah dan transkrip saya. Setelah mengamati, pak petugas itu bilang, “Wah, untung kamu, mas! Sekarang akta sudah tidak ada lagi…”
Isu penghentian akta IV atau akta mengajar atau almamater saya menyebutnya sebagai program pembentukan kemampuan mengajar –lebih enak menyebut singkatannya: PPKM- sudah bergulir sebelum saya menikmati kuliahnya. Mendaftar dan menjalani dengan harap-harap cemas; begitulah perasaan saya –dan mungkin yang lain- ketika mengambil PPKM. Konon, pemerintah berencana menutup program ini –dengan berbagai latar belakang dan sebab. Alhamdulillah, kami berhasil lulus dengan sertifikat yang masih diakui.
Akhirnya, setelah 3 (atau 4?) angkatan setelah kami, program ini resmi ditutup. Demi mendengar kalimat bapak itu, kenangan menjalani PPKM terlintas…
Kampus yang lumayan sejuk di sebelah selatan Stadion Mandala Krida…

Kampus UPP 1 nan sejuk di selatan Stadion Mandala Krida Yogya

Papan Nama UPP 1, selatan Stadion Mandala Krida YK
Tempat parkir tidak resmi yang jadi solusi parkir cepat jika datang terlambat…

Unofficial Parking Lot.. biasa dipake parkir jika kita terlambat
Kelas semester dua yang cul-de-sac banget. Hanya punya satu pintu masuk dan keluar. So nggak bisa bolos diam-diam di tengah kuliah atau kudu berani malu kalo masuk terlambat.

Kelas semester 2 yang Kul-de-sac
Teman-teman yang… Sebagian belum denger kabarnya lagi… Sebagian jumpa lagi di FB… (Ary Puspita, Anik Zuliati,…)

Klas E... Satu tahun yang berkesan bagi saya... Where r u now, guyz? Uh, where was I? Behind the cam, I took this.
“…ngambilnya besok ya, mas…”
“Eh, ya…” tersadar saya dari memori dua tahun lalu
Bye-bye Akta IV, something that has changed my life into exciting progress
Buku-Buku Gratis! Bukan E book! Berbahasa Indonesia! Mudah Dapetinnya! Buruan! Februari 25, 2009
Posted by wirawax in Buku.Tags: Buku, buku gratis, gratis
add a comment
Siapa nolak gratisan?
Ini dia mereka buku-buku –enggak hanya satu buku- gratisan yang bener-bener buku alias bukan e-book. Selain itu, buku-buku ini berbahasa Indonesia lagi. Mau?
Bagi-bagi buku gratis ini merupakan program kerjasama penerbit Media Hidayah dan toko buku Sarana-Hidayah.com. Bagusnya program bagi-bagi buku gratis ini biasanya berulang beberapa kali. Artinya, begitu buku yang dibagi-bagi habis, program ini mulai lagi dengan buku-buku yang lain. Hebat, kan?
Buku yang dibagi-bagikan secara gratis untuk periode ini –selama buku-bukunya masih ada- adalah Bahaya Lidah karya Syaikh Dr. Said bin Ali bin Wahf al-Qohthoni (penerbit Media Hidayah, seharga Rp15.000); Sufi menurut Al-Quran dan As-Sunnah karya Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu (penerbit Media Hidayah, harga Rp8.000), :Kisah Teladan Bakti Anak karya Ibrahim bin Abdullah Musa al-Hazimi (penerbit Media Hidayah, harga Rp6.000), Fatwa-fatwa Syaikh Nashiruddin al-Albani (penerbit Media Hidayah, harga Rp17.000).
Oh ya, ada ketentuannya lho:
1. Buku yang akan dibagikan terbatas per judul 50 eksmplar
2. Maksimal permintaan 4 judul(pemesan bebas memilih judul).
3. Cukup bayar biaya kirim, Rp5.000 per buku, kecuali NAD, NTT, Maluku dan Papua Rp10.000; Di luar wilayah Indonesia menyesuaikan.
4. Pembayaran bisa melalui Wesel, rekening BCA dan Mandiri
5. Program ini ditutup apabila permintaan sudah mencapai quota (hingga 150 eksmplar)
Dan …..
SELENGKAPNYA, klik syarat-syarat untuk memperoleh buku-buku gratis tersebut di sini!
Saya sekadar menginformasikan….
Jodie Foster Akting Nyerempet Panas di Indonesia Februari 23, 2009
Posted by wirawax in Film.Tags: Film, indonesia, jodie foster, lucu
1 comment so far
Jodie Foster ke Indonesia, dan ia berakting nyerempet-nyerempet panas. Oh, tidak malah nabrak-nabrak panas.
Berperan di Nim’s Island, sebuah film petualangan yang melibatkan pulau tropis -Hm, jadi ingat Blue Lagoon dan Return-nya, Jodie Foster menjadi seorang penulis novel petualangan ternama. Kisah penulisannya membuatnya terlibat bepergian ke sebuah pulau di Samudera Pasifik.
Setelah mendapat kontak dari seorang gadis cilik di sebuah pulau terpencil di Samudera Pasifik, Alexandra Rover (Jodie Foster) yang phobia keluar ruangan, akhirnya memberanikan diri pergi ke pulau itu demi menyelamatkan si gadis.
Ternyata untuk ke pulau itu, Alexa kudu mampir dulu di Kalimantan. Transit untuk pindah ke sebuah pesawat ringan. Gara-gara ketiduran, Alexa buru-buru memburu pesawat ke pulau itu.
Karena tergesa-gesa itulah, si Alexa nabrak display sebuah toko buku di bandara tersebut. Gubrakk!!! Tulisan displaynya membuat saya nggak yakin ada orang Indonesia ikut dalam pembuatan film ini.

Jodie Foster Nyerempet Panas

Panas Jualan Buku? Argh!
Lihat tulisan display-nya: PANAS Jualan Buku. Nggak pernah lihat kata-kata seperti itu di toko-toko buku di Indonesia. Mungkin maksudnya kayak Hot books atau Hot stuff gitu ya? Buku yang sedang hangat atau buku yang sedang populer maksudnya. CMIIW.

Jogja
Saat berlari di bandara Kalimantan itu, entah di bandara mana nggak jelas, tertempel poster promosi wisata (?) Jogja. Gambarnya apa sih? Nggak kelihatan icon Jogja-nya. Asik dong kota saya masuk di film Hollywood.
Setelah filmnya selesai, saya amati credit title-nya. Oh syutingnya nggak beneran di Kalimantan ta? Sebagian besar di Selandia Baru. Pantes.
Oh ya kalo mau lihat Jodie Foster berakting (ke)panas(an) ala Brooke Shields di Blue Lagoon atau Milla Jovovich di Return-nya, jelas nggak di film ini. Nim’s Island adalah film petualangan keluarga.
King Kong Ada di Indonesia Februari 18, 2009
Posted by wirawax in Film.Tags: Film, indonesia, lucu
1 comment so far
Setelah Anaconda 2 (The Hunt for Blood Orchid), dan sebuah film monster laba-laba yang saya lupa judulnya –karena saking banyaknya film tentang monster laba-laba, Hollywood lagi-lagi memasang Indonesia sebagai tempat penuh pulau misterius yang kaya akan monster-monster. Ini terjadi di Kingkong versi Peter Jackson.
Sebenarnya film ini adalah remake dari dua film sebelumnya yang rilis pada 1933 dan 1976.
Dalam Peter Jackson’s King Kong disebutkan bahwa Skull Island itu ada di sebelah barat Sumatra. Dan tempatnya bener-bener syerem. Ada suku primitive yang suka mengorbankan wanita buat Kingkong, Kingkongnya sendiri, dinosaurus berbagai versi (raptor, brontosaurus –atau brachiosaurus?, tyrannosaurus rex?), serangga raksasa, sampai kelelawar raksasa. Hii mengerikan. Daftar lengkap monster-monster yang menghuni pulau ini ada di sini.
Mau tahu lokasi Skull Island ini -siapa tahu Anda mau mampir- lihat di sini. Dalam versi 1933, nama pulau ini nggak resmi disebutkan. Juga dalam versi 1976.

Venture Surabaya, kapal yang dipakai Denham ke Skull Island
Kapal yang dipakai rombongan Denham pun namanya Venture, di bawahnya ada tulisan Surabaya. Entah apa maksudnya. Apakah ini kapal dari Surabaya? Ataukah maksudnya ‘pergi ke Surabaya yang berbahaya’? Mungkin ini unconscious warning setelah peristiwa bom Bali.
Terlepas dari itu, filmnya menghibur. Hanya saja, setelah era penggunaan software 3D di film-film, segala efek di King Kong ala Peter Jackson tidaklah menggigit. Biasa. Beda dengan kemunculan Jurassic Park pada 1991.
Disayang Suami Sampai Mati, (Tidak) Menyesatkan dan (Malah) Membahagiakan Februari 18, 2009
Posted by wirawax in Buku, Cinta, keluarga, my life.Tags: Buku, Cinta, keluarga, komunikasi, my life, pernikahan, psikologi populer
2 comments
Kadang, saya ditanya buku apa yang bagus buat dibaca untuk persiapan pernikahan. Biasanya saya menjawab dengan menyebutkan tiga buku karya Muhammad Fauzil Azhim (Kupinang Engkau dengan Hamdalah, Mencapai Pernikahan Barakah, Disebabkan oleh Cinta). Tapi, menurut saya, tiga buku itu belum cukup. Saya seringkali menambah menyebutkan buku keempat. Buku yang isinya tak hanya bagus dibaca buat persiapan pernikahan, tapi juga layak dijadikan rujukan selama kita menjalani hidup sebagai sepasang suami istri.
Sebelum menyebutkan buku apa itu, saya ceritakan dulu mengapa saya bisa menemukan buku itu. (lagi…)




