jump to navigation

Presentasi PowerPoint secara Dinamis Juli 13, 2009

Posted by wirawax in Edukasi, KKPI, SMK 1 Seyegan, TI.
Tags: , , , , , , ,
1 comment so far

Pernah terpikir untuk mempresentasikan sesuatu yang secara otomatis ter-update termutakhirkan?

Saat pak bos minta itu ke saya, yang terpikir adalah web-based, PHP, MySQL, dan AJAX. Ternyata, presentasi ini untuk mempresentasikan hasil olah data sementara penerimaan peserta didik baru (PPDB) di sekolah tempat kerja saya. Sayangnya, panitia PPDB tahun-tahun lalu biasa memakai Excell untuk olah data. Dus, jika saya pakai tetek bengek yang saya sebutkan di atas, otomatis, saya harus kerja ekstra yaitu xls to csv trus nanti baru bisa diupload ke MySQL. ARGH!!!! Padahal itu maunya real-time gitu…. 

Tidak tahu kenapa sekolah tempat saya ini belum ikut siap-online yang difasilitasi oleh Telkom. Jika sudah pake itu, kerjaan saya agak enteng dong. Apa boleh buat, yang harus saya kerjakan adalah mengkoneksikan PowerPoint dengan file Excell olah data PPDB. Sekadar koneksi dua file itu mudah, yang harus dipikir adalah updating otomatisnya.

Akhirnya setelah mencoba-coba Macro sedikit, googling, saya ketemu solusinya: DataPoint. Katanya ini adalah semacam add-on PowerPoint yang bisa mengkoneksikan file PowerPoint dengan data dari file Access, Excell, dan teks. Trus, jika datanya berubah, secara otomatis dia pun akan mengupdate data yang tertampil pada presentasi PowerPoint. Wow!

Informasi lengkap tentang DataPoint dapat Anda peroleh di sini.

Trial software ini dapat Anda unduh di sini.

Dan akhirnya…. presentasi pendaftar di sekolah saya bisa saya tampilkan secara otomatis terupdate dengan bantuan DataPoint.

Cerita lengkap tentang settingnya insya Allah menyusul… juga cracking versi trialnya… hehehe

Autopackage Rocks! April 19, 2007

Posted by wirawax in TI.
Tags: ,
add a comment

Urusan install-menginstall program di lingkungan GNU-Linux bisa bikin pusing. Jika dapat binary source codenya, kudu compile sendiri, dan itu bisa membutuhkan 2 atau lebih cangkir kopi untuk menemani kesabaran dan kemauan belajar. RPM mereduksi banyak penderitaan dalam masalah penginstallan ini. Namun, ternyata RPM tidak selalu menyenangkan juga. Ada saja masalah dalam RPM, misalnya, hanya menunjukkan dependency yang kurang lalu tidak otomatis menginstallkan, tidak ada standar penamaan paket dependency di antara distro-distro, interaksi yang buruk dengan kode sumber, dan lain-lainnya.
Autopackage, merupakan perangkat lunak yang mencoba menyederhanakan masalah instalasi di lingkungan GNU-Linux ini. Perangkat lunak yang menyediakan paket penginstallan autopackage akan mudah diinstall di distribusi apa saja. (lagi…)