Rumahku Ditayangkan Secara Nasional Oktober 22, 2009
Posted by wirawax in keluarga, my life.Tags: Cinta, indonesia, keluarga, memori, my life, Sayidan
1 comment so far
Gara-gara ikut gerakan “TV No, Movie Yes”, otomatis deh saya jarang banget nonton TV. Lha TV aja nggak mau beli punya…
Gara-gara jarang nonton TV itulah, nggak tahu kalo rumah kelahiran saya -di Sayidan- ditayangkan TV secara nasional. Di banyak stasiun TV lagi, ditumpangi iklan lagi….
Itu terjadi gara-gara Superman Is Dead nyanyi “Jika Kami Bersama” bersama Shaggy Dog yang konon asalnya dari Sayidan, kampung kelahiran saya. Trus, ketika bikin video klip, Shaggy Dog berusaha agar Sayidan -khususnya rumah saya- nongol secara nasional.
Dan hasilnya ini dia:

SID - Jika Kami Bersama
Rumah saya kelihatan pagar sebelah utaranya:

Pagar rumah saya (bagian utara) -- lihat tanda anak panah merah
Sebagai perbandingan, saya tampilkan foto pagar rumah saya yang bagian utara itu, ini dia:

Pagar rumah saya (bagian utara) --- lihat tanda anak panah kuning
Agar lebih percaya, saya parkir Vario ijo saya yang legendaris itu: AB 3014 QA,

Rumahku dengan Varioku
Lumayan juga, tampilnya sampai beberapa detik, sampai keliatan pagar rumahku bagian selatan yang ada pohon sirihnya:
Disayang Suami Sampai Mati, (Tidak) Menyesatkan dan (Malah) Membahagiakan Februari 18, 2009
Posted by wirawax in Buku, Cinta, keluarga, my life.Tags: Buku, Cinta, keluarga, komunikasi, my life, pernikahan, psikologi populer
2 comments
Kadang, saya ditanya buku apa yang bagus buat dibaca untuk persiapan pernikahan. Biasanya saya menjawab dengan menyebutkan tiga buku karya Muhammad Fauzil Azhim (Kupinang Engkau dengan Hamdalah, Mencapai Pernikahan Barakah, Disebabkan oleh Cinta). Tapi, menurut saya, tiga buku itu belum cukup. Saya seringkali menambah menyebutkan buku keempat. Buku yang isinya tak hanya bagus dibaca buat persiapan pernikahan, tapi juga layak dijadikan rujukan selama kita menjalani hidup sebagai sepasang suami istri.
Sebelum menyebutkan buku apa itu, saya ceritakan dulu mengapa saya bisa menemukan buku itu. (lagi…)
Ukasyah dan Tentara Februari 10, 2009
Posted by wirawax in keluarga, my life.Tags: afirmasi, keluarga, lucu, ukasyah
4 comments

ukasyah dengan baju tentara
Pindah sekolah kadang bukan hal mudah bagi seorang anak. Ini terjadi juga pada Ukasyah, anak saya. Satu dua hari pertama adalah hari paling menakutkan baginya.
Beruntung ada hari untuk memakai pakaian bebas, sehingga dengan memakai pakaian kesukaannya, Ukasyah –saya harapkan- jadi agak lebih berani.
Karena pakaian kesukaannya adalah pakaian doreng ala tentara, saya punya kesempatan untuk membujuknya agar mau dan berani masuk sekolah. (lagi…)
Jika Orang yang Jatuh Cinta Bisa Memilih April 13, 2007
Posted by wirawax in Cinta.Tags: Cinta, keluarga
3 comments
Waktu kecil saat liburan, saya sering ke rumah famili di kota sebelah yang terhitung masih kakek nenek saya. Jarak beberapa rumah dari rumah famili saya tersebut, tinggallah seorang tua yang konon juga masih terhitung kakek saya. Kami memanggilnya Eyang Gus.
Eyang Gus mempersilakan siapa saja bertandang dan bermain di rumahnya, termasuk anak-anak kecil seperti saya waktu itu. Dia selalu menyediakan minuman dan makanan bagi kami.
Ada yang terasa aneh dengan Eyang dan rumahnya. Rumah itu terlalu sepi. Hanya Eyang saja yang tinggal di rumah itu. Saya tak tahu ada apa dengan hal itu. Walau hati bertanya, saya menikmati di rumahnya yang kuno, berhawa dingin, penuh furniture kuno, dan buku-buku berbahasa Belanda. (lagi…)


